Kamis, 08 Mei 2014

FK. RANGSANG PESISIR


 BERBISA, " TAPI MEMBUAT BAHAGIA"

Telesung adalah merupakan Desa pemekaran dari desa Bungur di tahun 2013. Desa telesung ke kota kabupaten dapat di lewati melalui jalan darat, kurang lebih 2 jam perjalanan dengan sepeda motor, tetapi jika kita hendak menuju daerah tersebut stamina dan kesiapan mental harus di bangun dahulu, kita hurus melalui jalan yang sangat parah rusaknya sehingga memerlukan stamina dan kesabaran penuh dari pengemudinya, karena jika salah mengemudikan kenderaan, anda akan di himpit oleh kenderaan anda sendiri....


Di tengah rindangnya pohon kelapa yang merupakan perkebunan warga setempat dan di iringi kicauan burung yang menambah asri nya tempat itu. Terdapat satu rumah warga yang tinggal sendiri bersama keluarga tercitanya, dan di dalam rumah tersebut terdapat banyak sekali kerumunan lebah yang bersarang di kamar tidurnya yang kehadirannya tanpa di sengaja, dan lama kelamaan jumlahnya menjadi banyak. Di saat itulah terpikir olehnya cara memanpaatkan lebah untuk di pelihara dan di manfaatkan sarangnya, dan dapat diproses menjadi madu asli.
Lebah jangan di takuti,...pak Paidi bersuara,..lebah ini berbisa tapi bisa membuat kita bahagia, karena madu yang kita ambil ini tenunya madu asli, jika di konsumsi membawa kesehatan bagi tubuh kita dan jika di jual ini akan menjadi penghasilan.
dari tidak sengaja membiarkan lebah bersarang di dalam kamarnya, dan akhirnya pak...mencoba membuat rumah lebah di sekeliling rumahnya akhirnya berhasil dan hingga kini jumlah rumah lebah yang sudah di buatnya berjumlah 20 kotak, dan satu kotak dapat di panen 2 bulan sekali yang menghasilkan madu asli 1-2 botol dan jika di jual pada penduduk sekitar 100.000 / botol dan jika di jual di pasaran 150.000 / botolnya. ini merupakan bisnis yang tidak di sengaja menjadi berharga, ungkapnya.....

Cara memanen nya pak Paidi hanya mendapat informasi dari media televisi dan hanya coba-coba. Mengambil madu ada 2 cara, sarang lebah dapat di peras di tapis dan di masukan kedalam botol, tetapi cara tersebut hasilnya kurang maksimal katanya, karena sarang lebah yang di peras akan terbawa juga melalui saringan walaupun saringannya halus. Tetapi cara yang kedua, dengan cara diiris-iris pada sarang lebahnya dan di tampung ke dalam botol dan di diamkan hingga keesokan harinya sampai madunya benar-benar sudah terkuras, dengan cara inilah yang paling aman katanya, karena ampas yang masuk dan tercampur pada madu kemungkinan kecil dan tentunya hasilnya lebih sempurna, tandasnya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar