Kamis, 19 September 2013

Si Kompak Award 2013


PNPM MANDIRI PERDESAAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI 

MEMBORONG PRESTASI
 
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kabupaten Meranti, kini membuktikan diri sebagai kabupaten yang tengah serius membangun desa yang mandiri. Tidak mau dianggap sebagai tempat pembuangan para fasilitator ‘buangan’. Faktanya sekarang, Kabupaten yang terbilang muda ini, pasca pemekaran dari Kabupaten Bengkalis kini banyak memberikan prestasinya. Mulai dari pemberian sherring anggaran tertinggi se propinsi Riau, karena menyumbang Dana program PNPM Mandiri Perdesaan tertinggi sebesar Rp 15 Miliar, kini PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat banyak penghargaan dalam kompetisi si Kompak Aword tingkat Propinsi Riau.
Dalam penilaian Si Kompak Award yang diumumkan baru-baru ini PNPM Mandiri Perdesaan Kepulauan Meranti mendapatkan 3 Penghargaan dari 6 Kategori dan 2 diantaranya mendapat juara 1. Masing-masing penghargaan yang diperoleh adalah, terbaik 1 untuk kategori UPK diperoleh oleh kecamatan Rangsang, terbaik 1 untuk kategori Fasilitator Tekhnik diperoleh  dari kecamatan Rangsang barat,  Dezi Aldren ST dan terbaik 3 untuk kategori Fasilitator kecamatan dari kecamatan Rangsang.
“Alhamdulillah, Kabupaten kepulauan Meranti mendaptkan penghargaan 3 kategori sekaligus. Tentu saja tidak gampang memperoleh penghargaan si kompak award dan mengalahkan kabupaten lain. Apalagi Kepulauan Meranti terbilang kabupaten yang ekstrim, karena wilayahnya dikelilingi perairan.” Ujar Irsyad, Fasilitator Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepulauan Meranti adalah kabupaten yang wilayahnya dikelilingi oleh perairan. Untuk menempuh kecamatan yang satu dengan yang lainnya harus menggunakan alat transportasi spitboat dan kapal, atau menggunakan pompong. Sedangkan perjalanan menuju desa, tidak segampang di wilayah daratan, karena struktur tanah di kepulauan meranti ini rawa, sehingga bila belum mendapat pengerasan seperti pembangunan rabat beton, akan kesulitan untuk menempuhnya. Terkadang, untuk memfasilitasi warga di desa, tidak jarang para fasilitator harus menginap di rumah warga. Karena tidak memungkinkan pulang hari, apalagi pertemuan warga sering dilakukan pada malam hari. Dan medan tempuh yang harus dilalui cukup sulit , becek dan penuh lumpur.



KABUPATEN MERANTI MENINGKATKAN ANGGARAN PNPM MANDIRI PERDESAAN DI TAHUN 2014

Kepedulian Kabupaten Meranti terhadap PNPM Mandiri Perdesaan ini kembali dibuktikan oleh Bupati Kepulauan Meranti ini, Drs. Irwan, M. Si, Ia mengalokasikan shering anggaran dari APBD kabupaten kepulauan Meranti untuk tahun 2014 ini dua kali lipat dari alokasi tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 30 Miliar yang telah dicantumkan dalam ancar-ancar. Tentu saja pengalokasian anggaran ini akan kembali mendongkrak Propinsi Riau, menjadi propinsi yang tertinggi secara nasional dalam pengalokasian DDUB, seperti tahun 2013 ini.

“Kabupaten Kepulauan Meranti ini merupakan kepulauan termuda dari kabupaten yang ada di Indonesia. Sebagai kabupaten yang baru, tentu saja harus mampu membuktikan kepada masyarakatnya bahwa pemekaran yang dilakukan pasca pisah dari kabupaten Bengkalis benar-benar dirasakan oleh masyarakat.’” Ujar Ikhwani, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten kepulauan Meranti saat ditemui di ruang kerjanya.”Dan Bupati berkomitmen untuk menjadikan Desa sebagai prioritas pembangunan”
Ikhwan  mengakui, perhatian Bupati kepada masyarakat tidak luput dari kepercayaan yang ia berikan kepada program ini. Menurutnya Bupati Kepulauan Meranti mengakui program PNPM Mandiri Perdesaan sangat menyentuh langsung kepada masyarakat, baik dari prosesnya yang pelakuknya adalah masyarakat sendiri, hingga tenaga dalam pengerjaannya juga masyarakat sendiri. Sehingga pemberdayaan masyarakat benar-benar menyentuh langsung kepada masyarakat sekitar. Tidak saja menyentuh dari hasil pembangunan tetapi juga menyentuh dalam pengerjaan sehingga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.

Sejak Bapak  Drs.Irwan MSi menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti, Peningkatan anggaran untuk PNPM Mandiri Perdesaan terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, jumlah yang dialokasikan juga jauh lebih besar dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di propinsi Riau. Di tahun 2012 anggaran untuk PNPM Mandiri Perdesaan kepulauan Meranti sebesar Rp 10 Miliar , tahun 2013 sebesar Rp 15 Miliar Dan ditahun 2014 ini akan ditingkatkan menjadi 30 Miliar rupiah. Tentu saja, penganggaran ini tidak terlepas dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang ikut serta dalam menyetujui penganggaran bagi PNPM Mandiri Perdesaan di Kepulauan Meranti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar