PNPM MANDIRI PERDESAAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
MEMBORONG
PRESTASI
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kabupaten
Meranti, kini membuktikan diri sebagai kabupaten yang tengah serius membangun
desa yang mandiri. Tidak mau dianggap sebagai tempat pembuangan para
fasilitator ‘buangan’. Faktanya sekarang, Kabupaten yang terbilang muda ini,
pasca pemekaran dari Kabupaten Bengkalis kini banyak memberikan prestasinya.
Mulai dari pemberian sherring anggaran tertinggi se propinsi Riau, karena
menyumbang Dana program PNPM Mandiri Perdesaan tertinggi sebesar Rp 15 Miliar,
kini PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat banyak
penghargaan dalam kompetisi si Kompak Aword tingkat Propinsi Riau.
Dalam penilaian Si Kompak Award
yang diumumkan baru-baru ini PNPM Mandiri Perdesaan Kepulauan Meranti
mendapatkan 3 Penghargaan dari 6 Kategori dan 2 diantaranya mendapat juara 1.
Masing-masing penghargaan yang diperoleh adalah, terbaik 1 untuk kategori UPK
diperoleh oleh kecamatan Rangsang, terbaik 1 untuk kategori Fasilitator Tekhnik
diperoleh dari kecamatan Rangsang
barat, Dezi Aldren ST dan terbaik 3
untuk kategori Fasilitator kecamatan dari kecamatan Rangsang.
“Alhamdulillah, Kabupaten
kepulauan Meranti mendaptkan penghargaan 3 kategori sekaligus. Tentu saja tidak
gampang memperoleh penghargaan si kompak award dan mengalahkan kabupaten lain.
Apalagi Kepulauan Meranti terbilang kabupaten yang ekstrim, karena wilayahnya
dikelilingi perairan.” Ujar Irsyad, Fasilitator Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepulauan Meranti adalah
kabupaten yang wilayahnya dikelilingi oleh perairan. Untuk menempuh kecamatan
yang satu dengan yang lainnya harus menggunakan alat transportasi spitboat dan
kapal, atau menggunakan pompong. Sedangkan perjalanan menuju desa, tidak
segampang di wilayah daratan, karena struktur tanah di kepulauan meranti ini
rawa, sehingga bila belum mendapat pengerasan seperti pembangunan rabat beton,
akan kesulitan untuk menempuhnya. Terkadang, untuk memfasilitasi warga di desa,
tidak jarang para fasilitator harus menginap di rumah warga. Karena tidak
memungkinkan pulang hari, apalagi pertemuan warga sering dilakukan pada malam
hari. Dan medan tempuh yang harus dilalui cukup sulit , becek dan penuh lumpur.
KABUPATEN MERANTI MENINGKATKAN ANGGARAN PNPM MANDIRI PERDESAAN DI TAHUN
2014
“Kabupaten Kepulauan Meranti ini
merupakan kepulauan termuda dari kabupaten yang ada di Indonesia. Sebagai
kabupaten yang baru, tentu saja harus mampu membuktikan kepada masyarakatnya
bahwa pemekaran yang dilakukan pasca pisah dari kabupaten Bengkalis benar-benar
dirasakan oleh masyarakat.’” Ujar Ikhwani, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat
Desa (PMD) Kabupaten kepulauan Meranti saat ditemui di ruang kerjanya.”Dan
Bupati berkomitmen untuk menjadikan Desa sebagai prioritas pembangunan”
Ikhwan mengakui, perhatian Bupati kepada masyarakat
tidak luput dari kepercayaan yang ia berikan kepada program ini. Menurutnya
Bupati Kepulauan Meranti mengakui program PNPM Mandiri Perdesaan sangat
menyentuh langsung kepada masyarakat, baik dari prosesnya yang pelakuknya
adalah masyarakat sendiri, hingga tenaga dalam pengerjaannya juga masyarakat
sendiri. Sehingga pemberdayaan masyarakat benar-benar menyentuh langsung kepada
masyarakat sekitar. Tidak saja menyentuh dari hasil pembangunan tetapi juga
menyentuh dalam pengerjaan sehingga membuka lapangan pekerjaan baru bagi
masyarakat setempat.
Sejak Bapak Drs.Irwan MSi menjabat sebagai Bupati
Kepulauan Meranti, Peningkatan anggaran untuk PNPM Mandiri Perdesaan terus
mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, jumlah yang
dialokasikan juga jauh lebih besar dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di
propinsi Riau. Di tahun 2012 anggaran untuk PNPM Mandiri Perdesaan kepulauan
Meranti sebesar Rp 10 Miliar , tahun 2013 sebesar Rp 15 Miliar Dan ditahun 2014
ini akan ditingkatkan menjadi 30 Miliar rupiah. Tentu saja, penganggaran ini
tidak terlepas dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang ikut serta dalam
menyetujui penganggaran bagi PNPM Mandiri Perdesaan di Kepulauan Meranti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar