PERAN PARTISIPASI
MASYARAKAT DALAM MENSUKSESKAN PEMBANGUNAN PNPM-MPd DI
RANGSANG BARAT
Mulai
tahun 2007 Pemerintah Indonesia mencanangkan Program Nasional Pemberdayaan
Masyarakat (PNPM) Mandiri yang terdiri dari PNPM Mandiri Perdesaan, PNPM
Mandiri Perdesaan adalah program untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan
secara terpadu dan berkelanjutan.
Pendekatan PNPM Mandiri Perdesaan merupakan pengembangan dari Program
Pengembangan Kecamatan (PPK), yang selama ini dinilai berhasil. Beberapa
keberhasilan PPK adalah berupa penyediaan lapangan kerja dan pendapatan bagi
kelompok rakyat miskin, efisiensi dan efektivitas kegiatan, serta berhasil
menumbuhkan kebersamaan dan partisipasi
masyarakat.
Partisipasi
adalah masyarakat berperan secara aktif dalam proses atau alur tahapan program
dan pengawasannya, mulai dari tahap sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan, dan
pelestarian kegiatan dengan memberikan sumbangan tenaga, pikiran, atau dalam
bentuk materill.
Dalam bidang pengadaan barang dan jasa pertisipasi
masyarakat dalam hal ini sangat membantu program dalam memenuhi kebutuhan
bahan-bahan bangunan yang berkualitas dengan harga yang lebih murah, sehingga
dalam proses pengadaan barang dan jasa sering kita dapati sisa anggaran yang
kami kenal dengan sisa lelang, sisa lelang yang diharap dapat meningkatkan
kualitas dan kapasitas kegiatan pembangunan yang sangat bermanfaat bagi
masyarakat.Partisipasi menumbuhkan sikap kepedulian pelaku-pelaku usaha
terhadap kualitas pembangunan dengan menyampingkan prinsip-prinsip ekonomi yang
melekat pada erat diri pribadi pelaku-pelaku usaha yang selalu berorientasi pada
keuntungan semata.
Peserta lelang pengadaan
barang dan jasa
Spesialis Pelatihan, fas
Tkab, dan panitia lalang
Dengan bermodalkan matrei dan kepercayaan dari
masyarakat terhadap pelaku-pelaku usaha tanpa harus meyertakan badan usaha yang
mempunyai kekuatan hukum untuk menjadi peserta lelang dalam pengadaan barang
dan jasa, ternyata tidak membuat hasil lelang
pengadaan barang dan jasa menjadi buruk namun sebaliknya proses lelang
pengadaan barang dan jasa menjadi berkualitas. Dalam berjalannya proses
pembangunan peran partisipasi masyarakat dalam hal ini suplier sangat membatu
kelancaran proses pembangunan, tanpa ada rasa ragu mereka terus memobilisasi
matrel untuk kebutuhan pembangunan sampai batas kemampuan yang dimiliki.
Begitu juga dalam pengawasan, tim pemantau yang
mempunyai fungsi pengawasan dan dituntut suadayanya dalam menjalankan
fungsinya, hal itu tidak megurangi partisipasinya dalam pelaksanaan pembangunan
hal itu dibuktikan kuwalitas hasil pembangunan sarana dan prasarana program
PNPM-MPd yang dilaksanakan oleh masyarakat sampai saat ini cukup baik dan
bermanfaat bagi masyarakat. Prinsip Partisipasi telah menumbuhkan rasa
memiliki terhadap program Pada diri
masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar